Selasa, 05 Maret 2019

BAB I

Bab I  :  Dokumen Online
1 ). Data,Informasi,Internet
* PENGERTIAN INFORMASI
Berikut ini akan disampaikan beberapa pengertian informasi dari berbagai sumber.
1.       Menurut Gordon B. Davis dalam bukunya Management Informations System : Conceptual Foundations, Structures, and Development menyebut informasi sebagai data yang telah diolah menjadi bentuk yang berguna bagi penerimanya dan nyata, berupa nilai yang dapat dipahami di dalam keputusan sekarang maupun masa depan.
2.       Menurut Barry E. Cushing dalam buku Accounting Information System and Business Organization, dikatakan bahwa informasi merupakan sesuatu yang menunjukkan hasil pengolahan data yang diorganisasi dan berguna kepada orang yang menerimanya.
3.       Menurut Robert N. Anthony dan John Dearden dalam buku Management Control Systems, menyebut informasi sebagai suatu kenyataan, data, item yang menambah pengetahuan bagi penggunanya.
4.       Menurut Stephen A. Moscove dan Mark G. Simkin dalam bukunya Accounting Information Systems : Concepts and Practise mengatakan informasi sebagai kenyataan atau bentuk bentuk yang berguna yang dapat digunakan untuk pengambilan keputusan bisnis.
Dari keempat pengertian seperti tersebut di atas dapat disimpulkan bahwa informasi merupakan hasil dari pengolahan data menjadi bentuk yang lebih berguna bagi yang menerimanya yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian nyata dan dapat digunakan sebagai alat bantu untuk pengambilan suatu keputusan.

D.       CIRI-CIRI INFORMASI
Nilai informasi berhubungan dengan informasi bila tidak ada pilihan atau keputusan informasi menjadi tidak diperlukan. Nilai informasi dituliskan paling berarti dalam konteks sebuah keputusan. Dalam lingkungan sistem informasi, informasi memiliki beberapa ciri-ciri sebagai berikut :
1.        Memiliki Nilai (Benar atau Salah)
Informasi berhubungan dengan kenyataan atau tidak. Apabila informasi salah tetapi penerima informasi mempercayainya, informasi itu sama seperti informasi yang benar.
2.        Baru
Data benar-benar baru dan segar bagi penerima informasi (up to date)
3.        Tambahan
Informasi dapat memperbarui atau memberikan tambahan baru bagi informasi yang telah ada.
4.        Korektif
Informasi bersifat korektif terhadap informasi sebelumnya yang salah atau kurang benar.

5.        Penegas
Informasi dapat mempertegas informasi yang telah ada sehingga keyakinan terhadap suatu informasi semakin meningkat.
Untuk memperoleh informasi, diperlukan adanya data yang akan diolah dan unit pengolah. Agar informasi yang dihasilkan lebih berharga, maka informasi harus memiliki kriteria sebagai berikut :
1.         Akurat, yaitu informasi harus bebas dari kesalahan-kesalahan dan tidak boleh menyesatkan, dan penyampaian maksudnya harus jelas.
2.         Tepat pada waktunya, yaitu informasi yang disampaikan kepada penerima tidak boleh terlambat.
3.         Relevan, yaitu informasi harus berguna secara langsung atau mempunyai manfaat bagi pemakainya.
4.         Lengkap, yaitu informasi berisi data yang dibutuhkan.
5.         Jelas, yaitu isi informasi harus jelas sesuai dengan keperluan pemakai.

E.        JENIS-JENIS INF0RMASI
Informasi mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :
1.         Informasi Lisan
Informasi lisan, yaitu informasi yang disampaikan secara lisan, sehingga kebenaran faktanya tidak dapat dipertanggungjawabkan.
2.         Informasi terekam
Informasi terekam terdiri dari dua jenis, yaitu informasi ilmiah dan informasi tidak ilmiah.
a.         Informasi ilmiah
Informasi ilmiah, yaitu rekaman informasi yang dirancang dan diliput secara khusus, sehingga dapat bermanfaat untuk kepentingan ilmiah dan penelitian dalam rangka pengembangan dunia ilmu pengetahuan dan teknologi. Ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) sangat membutuhkan informasi yang akurat, sebagai konsekuensi logis dari perkembangan zaman, khususnya di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat cepat dan canggih. Oleh karena itu, informasi-informasi tersebut sebaiknya diarsipkan atau direkam dengan rapi dalam bentuk dokumen, seperti buku, film,
Data
* KLASIFIKASI DATA
1.      Menurut jenis data
a.     Data hitung (Enumeration / counting data)
Data sebagai hasil perhitungan. Yang termasuk di dalam data adalah persentase dari suatu jumlah tertentu.
b.    Data ukur (Measurement Data)
Data ukur adalah data yang menunjukan ukuran mengenai nilai sesuatu. Angka tertentu atau huruf tertentu. Angka yang ditunjukan alat barometer atau thermometer adalah hasil proses pengukuran.
2.      Menurut sifat
a.     Data kuantitatif  (Quantitative data)
Data mengenai penggolongan dalam hubungannya dengan penjumlahan.
b.    Data kualitatif (Qualitative data)
Data mengenai penggolongan dalam hubungannya dengan kualitas atau sifat tertentu.
3.      Menurut sumber data
a.       Data internal (Internal data)
Data internal ialah data yang dibutuhkan oleh suatu organisasi sebagai landasan pengambilan keputusan yang diperoleh dari catatan-catatan organisasi itu sendiri.
b.       Data eksternal (External data)
Data eksternal merupakan data yang diperoleh dari sumber-sumber di luar organisasi, misalnya di perpustakaan, perusahaan-perusahaan, biro pusat statistik dan kantor-kantor pemerintah.
4.      Menurut waktu pengumpulannya
a.       Data cross-section yaitu data yang dikumpulkan pada waktu tertentu
b.       Data time series (berkala) yaitu merupakan data historis, yang dikumpulkan dari waktu ke waktu.
5.      Menurut pengolahannya
a.       Data primer
Data primer adalah secara langsung diambil dari objek / obyek penelitian oleh peneliti perorangan maupun organisasi. Contoh : Mewawancarai langsung penonton bioskop 21 untuk meneliti preferensi konsumen bioskop.
b.       Data sekunder
Data sekunder adalah data yang didapat tidak secara langsung dari objek penelitian. Peneliti mendapatkan data yang sudah jadi yang dikumpulkan oleh pihak lain dengan berbagai cara atau metode baik secara komersial maupun non komersial.
Data disimpan ke dalam suatu file. Sebelum suatu data disimpan, terlebih dahulu diberi kode atau kata kunci menurut jenisnya. Pengaturan dilakukan sedemikian rupa sehingga mudah melakukan  pencarian apabila diperlukan seketika. Pengkodean memegang peranan yang sangat penting. Kode yang salah akan menyebabkan data yang akan masuk ke dalam file akan salah dalam penempatannya. Sehingga akan menyulitkan dalam melakukan pencarian data tersebut saat dibutuhkan.

*Internet

1.    Manfaat Internet dalam Bidang Pendidikan
Manfaat internet dalam bidang pendidikan, internet memungkinkan para pelajar dan mahasiswa serta orang-orang yang terlibat dalam pendidikan untuk mendapatkan banyak referensi keilmuan dari perpustakaan maya (Library Online) yang ada di internet dan sebagai media pembelajaran secara online, misalnya belajar jarak jauh dengan menggunakan Teleconference Internet (e-learning)
2.    Manfaat Internet dalam Bidang Ekonomi dan Bisnis
pada bidang ekonomi dan bisnis, internet hadir dengan istilah e-commerce. Dengan adanya e-commerce, kegiatan perdagangan, jual beli, promosi, dan lain sebagainya dapat dilakukan lewat internet tanpa harus berpergian.
3.    Manfaat Internet dalam Bidang Pemerintahan
Untuk bidang pemerintahan, internet hadir dengan istilah e-government. Dengan adanya e-government, pemerintah dapat dengan mudah memberikan informasi dan layanan kepada masyarakat secara maksimal dan juga dapat dipergunakan untuk saling mempererat hubungan pemerintahan antar suatu negara.
4.    Manfaat Internet dalam Bidang Sosial
Manfaat internet dalam bidang sosial, internet dapat dipergunakan untuk memberikan informasi mengenai berbagai macam kegiatan sosial yang telah, sedang atau akan dilaksanakan dan juga dapat digunakan untuk membantu penggalangan dana kegiatan sosial.
5.    Manfaat Internet dalam Bidang Keagamaan
Internet dapat digunakan untuk sarana diskusi, konsultasi, tanya jawab masalah agama, berbagi ilmu agama, dan lain sebagainya.
1.3. ISTILAH DALAM iNTERNET

·         Chat
adalah sebuah program yang diterapkan dalam sebuah jaringan komputer (termasuk internet) yang digunakan oleh user untuk mengirim dan menerima pesan dalam bentuk tulisan (ketik) secara realtime (idealnya tidak ada waktu tunggu).
·         Chatting
istilah khusus yang digunakan untuk melakukan interaksi di program chat.
·         Client
adalah sebuah komputer yang bertugas menerima data dan informasi yang telah diolah oleh Server yang diperlukan oleh user. Client biasanya di kendalikan / digunakan oleh seorang user.
·         Dial-Up
adalah jenis koneksi internet dengan menggunakan jaringan telpon.
·         Dial-Up Networking :
adalah fasilitas network yang dimiliki oleh sistem operasi Microsoft Windows yang dapat digunakan untuk melakukan koneksi Dial-Up, yaitu koneksi jaringan, baik jaringan komputer atau internet, dengan menggunakan fasilitas jaringan telpon.
·         Domain name
adalah nama khusus dan unik yang digunakan.
2 ). pengenalan dasar internet  "  Modul  "

Pengertian Internet

Internet (Interconnected-networking) bisa diartikan sebagai jaringan komputer yang menghubungkan user (pemakai komputer) dengan user lainnya, yang didalamnya terdapat berbagai macam informasi.

Fasilitas/Layanan Pada Internet

1. Browsing/Surfing :
layanan pada internet yang berfungsi untuk menampilkan suatu website untuk mencari beberapa informasi.
Program yang biasa digunakan untuk browsing adalah Internet Explorer, Google Chrome,Mozilla Firefox, Opera, Netscape Navigator.

2. E-mail (Electronic Mail)

layanan untuk mengirim surat elektronik. Untuk mengirim e-mail kita harus mempunyai account e-mail. Untuk membuat e-mail bisa melalui website tertentu yang menyediakan e-mail,seperti yahoo.com, plasa.com, telkom.net, gmail.com, dll.

3. MAILING LIST
atau disebut juga dengan milis, yaitu layanan internet sebagai pengembangan dari e-mail yang difungsikan untuk berdiskusi. Melalui milis kita dapat menyampaikan informasi kepada anggota.
Setiap e-mail yang dikirim akan disampaikan kepada seluruh anggota sehingga mendapatkan informasi.
Untuk mendapatkan layanan milis kita dapat memanfaatkan fasilitas yang disediakan oleh http://www.yahoogroups.com

4. INTER RELAY CHAT (CHATTING)
merupakan fasilitas yang digunakan untuk melakukan perbincangan atau bercakap-cakap melalui internet menggunakan teks atau sering disebut dengan chatting.

5. NEWSGROUP
adalah aplikasi internet yang berfungsi untuk berkomunikasi antara user satu dengan user yang lain guna membahas suatu topik dalam sebuah forum. Grup-grup akan menjadi sarana pertemuan jarak jauh secara elektronik.
6. FILE TRANSFER PROTOCOL (FTP)
adalah fasilitas untuk mengirim suatu file yang disertakan melalui e-mail. File yang dikirim dapat berupa file naskah (word), gambar, animasi, musik dll.

7. TELECONFERENCE
merupakan fasilitas internet yang juga digunakan untuk berbincang-bincang dengan cara yang kompleks yaitu mulai dari suara hingga gambar, seolah-olah kita dapat langsung berhadapan dengan lawan bicara. Fasilitas ini merupakan pengembangan dari chatting. Komputer yang digunakan untuk teleconfe-rence harus dilengkapi dengan web camera, sound card, tv tuner, VoIP.

8. INTERNET TELEPHONY
yaitu fasilitas untuk berkomunikasi dengan suara melalui internet menggunakan pesawat telepon. Pulsa yang dibayar sama dengan pulsa internet walapun dilakukan secara SLJJ atau SLI. Software yang digunakan untuk telephony adalah Net2phone, buddytalk, media ring talk dll.

Netiquette?

Netiquette merupakan Etika dalam menggunakan Internet. Internet sebagai sebuah kumpulan komunitas, diperlukan aturan yang menjadi acuab orang-orang sebagai pengguna internet, dimana aturan ini menyangkut batasan dan cara yang terbaik dalam memanfaatkan fasilitas internet.

Sebenarnya Netiquette ini adalah hal yang umum dan biasa, sama hal nya dengan aturan-aturan biasa ketika kita memasuki komunitas umum dimana informasi sangat banyak terbuka.

Bebrapa aturan yang ada pada Netiquette inii adalah:

1.Amankan dulu diri anda, maksudnya adalah amankan semua properti anda, mungkin dapat dimulai dari mengamankan komputer anda, dengan memasang anti virus atau personal firewall

2.Jangan terlalu mudah percaya dengan Internet, sehingga anda dengan mudah mengupload data pribadi anda. ada baiknya anda harus betul-betul yakin bahwa alamat URL yang anda tuju adalah dijamin keamanannya.

3.dan yang paling utama adalah, hargai pengguna lain di internet, caranya sederhana yaitu:

a. Jangan biasakan menggunakan informasi secara sembarangan,misalnya plagiat.

b. Jangan berusaha untuk mengambil keuntungan secara ilegal dari internet, misalnya melakukan kejahatan pencurian nomor kartu kredit.

c. Jangan berusaha mengganggu privasi orang lain, dengan mencoba mencuri informasi yang sebenarnya terbatas.

d. Jangan menggunakan huruf kapital terlalu banyak, karena menyerupai kegiatan teriak-teriak pada komunitas sesungguhnya.

3 ). Etika / Tata krama Digital  " Muf Farida "
1. Komunikasi
Komunikasi adalah proses dimana seseorang (individu) atau beberapa orang, kelompok, organisasi, dan masyarakat menciptakan suatu hubungan dengan lingkungan dan orang lain. Bisa dipersingkat, komunikasi adalah suatu pemindahan informasi dari individu atau kelompok kepada individu atau kelompok yang lain dimana keduanya saling mengerti apa yang sedang dibicarakan.
Fungsi komunikasi adalah untuk :
1.       Menyampaikan pikiran, ide atau perasaan
2.       Tidak terisolasi dari lingkungan
3.       Menginginkan sebuah informasi
4.       Menambah pengetahuan
Macam komunikasi:
a.       Komunikasi orang adalah komunikasi yang langsung dilakukan oleh manusia.
b.       Komunikasi data adalah proses pengiriman dan penerimaan data atau informasi dari dua atau lebih perangkat yang saling terhubung dengan jaringan.

2.  Warga Digital
Warga digital adalah orang yang sadar apa yang baik apa yang salah, menunjukkan kecerdasan perilaku teknologi, dan membuat pilihan yang tepat ketika menggunakan teknologi.
Warga digital merupakan individu yang memanfaatkan TI untuk membangun komunitas, bekerja, dan berekreasi. Warga digital secara umum telah memiliki pengetahuan dan kemampuan mengoperasikan TI untuk berkomunikasi maupun mengekspresikan sebuah ide. Contohnya bermain facebook, menulis blog, mencari informasi di forum, dan lain-lain. Sama halnya dengan warga dunia nyata, semua warga digital memiliki kewajiban untuk menjaga etiket
Mengapa kewargaan digital itu penting? Jika Anda ingin memperoleh yang terbaik dalam menggunakan Internet dan menjaga keamanan serta kesehatan Anda dan rekan, gunakan bahan-bahan berikut ini untuk mempelajari bagaimana menjadi warga digital yang positif.
3.  Mengapa harus memahami etika kewargaan digital
Seringkali pengguna teknologi digital tidak peduli dengan etiket penggunaan teknologi, tetapi langsung menggunakan produk tanpa mengetahui aturan serta tata krama penggunaannya. Atau sudah mengetahui tetapi menganggap etiket digital tidak terlalu penting untuk diperhatikan. Seringkali para pengguna digital melupakan bahwa walaupun dalam dunia digital para pengguna tidak saling bertatap muka, tetapi perlu diperhatikan bahwa di balik setiap akun, di balik setiap posting forum, terdapat individu lainnya yang dapat tersinggung jika Anda melanggar tata krama.
Etiket digital dibuat dengan tujuan untuk menjaga perasaan dan kenyamanan pengguna lainnya. Namun peraturan saja tidak cukup. Seringkali para pengguna tidak mengetahui aturan tersebut, ataupun malas membaca peraturan. Kita juga harus mengajarkan setiap pengguna teknologi digital untuk bertanggungjawab dalam pemanfaatan teknologi.
4. Kewargaan Digital
Kewargaan digital dapat didefinisikan sebagai norma perilaku yang tepat dan bertanggung jawab terkait dengan penggunaan teknologi.
Rentang usia warga digital mulai bergeser, seiring dengan semakin mudahnya akses teknologi, tampilan dan fitur yang semakin memanjakan pengguna, membuat anak-anak di usia belia telah dapat memanfaatkan teknologi tersebut untuk berkomunikasi, mencari dan bertukar informasi di dunia maya. Usia yang masih belia semakin membuka kemungkinan adanya pelanggaran norma- norma maupun penyebaran informasi penting yang dapat disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab.
Kewargaan digital adalah konsep yang dapat digunakan untuk memberikan pengetahuan mengenai penggunaan teknologi dunia maya dengan baik dan benar. Penggunaan teknologi dunia maya dengan baik dan benar memiliki banyak implikasi, pemilihan kata yang tepat dalam berkomunikasi, tidak menyinggung pihak lain dalam update status, tidak memberikan informasi penting kepada publik, tidak membuka tautan yang mencurigakan, dan lainnya.
Komponen Kewargaan Digital
Kewargaan digital dapat dibagi menjadi 9 komponen, yang dikategorikan menjadi 3 berdasarkan pemanfaatannya.
a. Lingkungan belajar dan akademis
Komponen 1. Akses Digital
Setiap orang seharusnya memiliki hak yang sama dalam mengakses fasilitas IT. Namun kemudian, setiap pengguna TIK harus menyadari bahwa tidak setiap orang memiliki kesempatan yang sama dalam mengakses teknologi, baik itu dibatasi oleh infrastruktur maupun oleh lingkungan komunitas pengguna itu sendiri.
Komponen 2. Komunikasi Digital
Dalam lingkungan belajar, akademis, maupun lingkungan kerja dan masyarakat umum nantinya, komunikasi merupakan kewajiban yang harus dilakukan setiap orang untuk dapat bertukar informasi dan ide. Komunikasi dapat dilakukan secara satu arah, dua arah, antarpribadi maupun komunikasi dalam forum.
Perkembangan teknologi digital telah mengubah sikap seseorang dalam berkomunikasi. Berbagai bentuk komunikasi digital telah tersedia, seperti e-mail, sms, chatting, forum, dan berbagai bentuk lainnya, memungkinkan setiap individu untuk terus dapat terhubung dengan individu lainnya.
Setiap warga digital diharapkan dapat mengetahui berbagai jenis komunikasi menggunakan media digital. Warga digital juga diharapkan dapat mengetahui kelebihan dan kekurangan dari setiap jenis komunikasi tersebut, sehingga dapat memilih penggunaan komunikasi yang tepat sesuai dengan kebutuhan.
Komponen 3. Literasi Digital
Dunia pendidikan telah mencoba untuk mengintegrasikan teknologi digital ke dalam proses belajar mengajar, sehingga siswa mampu menggunakan teknologi digital untuk mencari dan bertukar informasi. Namun pada kenyataannya, teknologi yang digunakan dalam dunia kerja sedikit berbeda dengan yang digunakan di sekolah. Berbagai bidang pekerjaan seringkali memerlukan informasi yang aktual dan bermanfaat, pekerja dituntut memiliki kemampuan untuk mencari dan memproses data secara kompleks dalam waktu yang singkat. Sementara itu, ketergantungan siswa pada pengajar belum seirama dengan tuntutan dunia kerja.
b. Lingkungan sekolah dan tingkah laku.
4. Hak digital
Sama halnya dengan perlindungan hak asasi di dunia nyata, para warga digital juga memiliki perlindungan hak di dunia digital. Setiap warga digital memiliki hak atas privasi, kebebasan berbicara
Dunia pendidikan telah mencoba untuk mengintegrasikan teknologi digital ke dalam proses belajar mengajar, sehingga siswa mampu menggunakan teknologi digital untuk mencari dan bertukar informasi. Namun pada kenyataannya, teknologi yang digunakan dalam dunia kerja sedikit berbeda dengan yang digunakan di sekolah.
 5. Etiket digital
Seringkali pengguna teknologi digital tidak peduli dengan etiket penggunaan teknologi, tetapi langsung menggunakan produk tanpa mengetahui aturan serta tata krama penggunaannya. Atau sudah mengetahui tetapi menganggap etiket digital tidak terlalu penting untuk diperhatikan.
ikut membantu pemanfaatan teknologi secara benar, mengikuti tata krama yang berlaku, baik yang tersirat maupun tersurat. Contoh nyatanya adalah: tidak melakukan pembajakan konten, tidak menyebarkan informasi palsu, tidak memancing emosi pengguna teknologi informasi lainnya.
Komponen 6. Keamanan digital
Dalam setiap komunitas terdapat individu yang mencuri karya, merusak, ataupun mengganggu individu lainnya. Meskipun tidak boleh berburuk sangka, kita tidak dapat mempercayai seseorang begitu saja, karena hal tersebut akan beresiko terhadap keamanan kita. Hal ini berlaku juga dalam dunia digital.
c. Kehidupan siswa di luar lingkungan sekolah
Komponen 7. Hukum digital
Hukum digital mengatur etiket penggunaan teknologi dalam masyarakat. Warga digital perlu menyadari bahwa mencuri ataupun merusak pekerjaan, data diri, maupun properti daring orang lain merupakan perbuatan yang melanggar hukum.
Hukum siber (cyber law) di Indonesia sendiri dapat dikategorikan menjadi 5 aspek besar.
*      Aspek hak cipta
*      Aspek merek dagang
*      Aspek fitnah dan pencemaran nama baik
*      Aspek privasi
*      Aspek yurisdiksi dalam ruang siber
Komponen 8. Transaksi digital
Warga digital perlu menyadari bahwa sebagian besar dari proses jual beli telah dilaksanakan secara daring. Berbagai situs jual-beli lokal dapat dengan mudah diakses oleh penjual dan pembeli, seperti tokobagus.com, kaskus.co.id, berniaga.com, dan berbagai toko daring lainnya. Mudahnya akses dan semakin tingginya tingkat kesadaran masyarakat akan teknologi informasi ikut mendorong tumbuhnya pasar jual beli daring di Indonesia.
Dalam jual beli daring, penjual dan pembeli perlu menyadari resiko dan keuntungan yang didapat dari jual beli daring, mulai dari resiko penipuan, perbedaan barang yang dikirim, lama pengiriman, hingga legalitas barang yang diperjualbelikan. Warga digital perlu mengetahui bagaimana menjadi pembeli maupun penjual daring yang baik.
 9. Kesehatan digital
Di balik manfaat teknologi digital, terdapat beberapa ancaman kesehatan yang perlu diperhatikan, seperti kesehatan mata, telinga, tangan, bahkan keseluruhan badan.
mengatur penggunaan teknologi digital. Untuk mencegahnya, pengguna perlu menyadari bahaya-bahaya yang dapat ditimbulkan oleh teknologi digital.

4 ). Mesin Pencarian  " Kompasiana "
Pengertian Mesin Pencari
Mesin pencari atau search engine adalah website yang mengumpulkan dan mengorganisir konten dari seluruh bagian internet. Untuk menggunakannya, Anda tinggal memasukkan apa yang ingin Anda cari dan mesin pencari akan memberikan Anda berbagai link ke konten yang sesuai dengan apa yang dicari. Hasil halaman pencarian, biasa disebut search engine results page atau SERP, memberikan hasil kepada Anda dari konten yang paling relevan sampai tidak. Cara mesin pencari menentukan ranking memang berbeda-beda.

Mesin pencari juga suka mengubah-ubah algoritma untuk meningkatkan user experience. Setiap search engine bertujuan untuk mengerti bagaimana users menggunakan search engine dan memberi mereka jawaban yang terbaik untuk pencarian mereka. Dengan begitu, search engine bisa memberikan jawaban yang berkualitas tinggi dan paling relevan.

Cara Kerja Mesin Pencari
Mesin pencari menggunakan program yang sering disebut dengan istilah spiders, robots, atau crawlers untuk mencari konten dari seluruh sudut internet. Hasil-hasil pencarian crawler ini kemudian digunakan mesin pencari untuk membangun index internet.

Sebagian besar mesin pencari akan memberi tahu Anda tentang cara meningkatkan peringkat halaman Anda di halaman hasil pencarian, algoritma yang mereka gunakan dijaga dengan baik dan sering berubah untuk menghindari penyalahgunaan. Tetapi dengan mengikuti beberapa teknik optimasi mesin pencari (SEO) yang sudah terbukti, Anda dapat memastikan bahwa website Anda terindeks dengan baik dan tetap tinggi dalam peringkat.
Search Engine Optimization (SEO)
Mungkin banyak dari Anda yang sudah familiar dengan istilah SEO atau Search Engine Optimization. SEO sendiri bisa diartikan sebagai aktivitas yang dilakukan untuk meningkatkan ranking website Anda di halaman hasil pencarian. Untuk mencapai ranking tinggi Anda perlu melakukan beberapa hal. Aktivitas ini terbagi menjadi dua yaitu strategi on-page dan off-page.

On-page SEO

On-page SEO adalah hal-hal yang berhubungan dengan apa yang ada di website Anda. Faktor-faktor yang mempengaruhi on-page SEO termasuk pengaturan teknikal, kualitas coding Anda, konten text dan visual, serta seberapa user-friendly website Anda.

Karena on-page SEO berhubungan dengan apa yang ada di website Anda, tentu akan lebih mudah bagi Anda untuk mengaturnya. Jika Anda membuat website yang bagus, website Anda akan mulai masuk peringkat Google. Selain itu, dengan fokus pada on-page SEO, Anda juga membantu strategi off-page SEO Anda sehingga kemungkinan website Anda mendapat peringkat tinggi juga lebih tinggi.
Off-page SEO

Off-page SEO adalah faktor-faktor SEO yang berasal dari luar website Anda. Misalnya, backlinks dari website berkualitas lainnya, social media, dan kegiatan marketing di luar website Anda. Jika Anda ingin fokus ke off-page SEO, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah mendapatkan backlink dari website lain sebanyak-banyaknya. Tetapi perlu diingat bahwa website yang menaruh URL ke website Anda harus website berkualitas. Semakin relevan link yang Anda dapatkan, semakin tinggi ranking Anda di Google. 

5 ). Penyimpanan dan Pengiriman Dokumen Online. " kompasiana "
Pengertian Google Docs Google Docs merupakan situs yang memiliki fungsi untuk menyimpan file-file yang telah anda buat, baik dalam bentuk file maupun folder. Anda juga bisa membuat catatan di dalam google docs dalam bentuk folder, presentasi, spreadsheet, formulir, ataupun gambar sesuai kebutuhan anda.
1. Search URL www.docs.google.com pada www.google.com kemudian klik situs tersebut. Masukan alamat gmail dan password gmail anda.
2. Setelah membuka URL www.docs.google.com, klik creat kemudian klik document.
3. Lalu ketikan dokumen yang akan anda simpan di google docs.
4. Untuk memasukan gambar klik insert => image, pilih upload, dan klik choose an image to u
5. Pilih file gambar yang anda inginkan. Kemudian klik open. Tunggu proses upload file selesai dan jangan tekan cancel agar file terupload sempurna.pload.
6. Setelah proses upload gambar selesai, kemudian klik file => share. Masukan Nama File sebelum di upload kemudian klik save.
7. Lalu masukan alamat penerima file. Kemudian klik share and save.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar